Wednesday, April 3, 2013

Mengerling Tanpa Bergeming

Katanya, dibalik suatu cibiran, ada kulit cabai yang menyangkut.
Kamu tau? Kulit cabai yang menyangkut itu lho.
Yang tak enak bila dilihat
Aib
Katanya.

Mereka, tak idahnya melucuti si pirang.
Dikuliti,hingga habis tak bersisa.
Ya. Mulut-mulut kotor itu. Yang sengaja ditutup
tapi tetap membaui.
Yang tak dibuka andai CCTV menghantui.
--
Sepertinya takut

Ketika kulihat lorong diatas jemari lincah sang rembulan
Tak hentinya meniti apa yang salah.
Mencoba menerjemahkan aksara yang berenang.
Tenggelam, katanya.

Sebenarnya tak ada yang kuasa
--
Atas apa yang tak hentinya mencerca.
Ada satu kenangan, dibalik manisnya hidup
Adalah ketika mentari, menghilangkan jejak kegelisahan.
Adalah ketika semangat, mengalahkan ego busuk.

Panas, melepuh, dan lenyap.
Ketika itu tiba, akan aku buka mulutnya yang penuh kulit cabai itu.

hahaha

Biarkan aku yang berbicara mewakili mereka.
--

Nurul Hasanah Ask me anything : http://formspring.me/nurulhsna