Tuesday, December 2, 2014

Salahku Percayamu dan Sakitmu Tidaktahuku

Aku bukan seseorang yang mudah membicarakan rasaku
Komunikasiku benar sulit untuk mengerti mereka
Namun ketika temuku denganmu
Rasanya diamku hanya jadi benalu

Bukan dengan tanpa alasan kulakukan hal
Akan ada pertimbangan pun dikata orang sedikit
Namun otakku tak seberapa rusak untuk mencinta logika
Bahkan hatiku rela bertaruh untuk sakitnya

Bukan sesuatu yang kupermasalahkan ketidakmampuanmu
Ketahuilah inginku membantumu

Dan

Tidak karena lukaku hilang inginku bahagiakanmu
Mengertilah aku berusaha untukmu

Demi segala dalam harimu
Untuk semangat disetiap lembar skripsimu
Kucoba bertaruh dengan tangis tak terhiraukan itu
Kupilih demi baikmu

Yang aku ingin sebenarnya melihat masa depanku
Yang mungkin mengundang hanya tawa saat kau membaca ini (jika sampaimu pada hal ini, ketahuilah aku tau kamu tidak akan pernah membacanya)
Namun ternyata bukan disana
Atau yang selalu kamu bilang aku belum temukannya

Tanyaku, dimana kamu untuk bantuku lihat itu, sayang?
Bahkan hingga akhirnya kupilih untuk hentiku,
Tidak kamu jelaskan satu hal pun
Ketahuilah, aku sedikit mengerti.

Memang bukan aku, bahagiamu.
Memang bukan kamu, masa depanku.

Harapku cuma satu, hingga nanti temumu dengan bahagiamu,
jangan kamu perlakukan ia seperti aku
Aku percaya dia mampu buatmu perlakukannya sebagaimana kamu
memperlakukan kebahagiaanmu
Dengan rasa takut untuk tidak bersamanya
Dengan rasa cinta tiap harinya
Tanpa ada kecewa dalam harinya
Tanpa ada kesunyian pada dirimu.

Selamat menempuh jalanmu, Kak.
Sampai nanti temu suksesmu, aku akan bantu doa selalu.


Maafku, yang tinggalmu dengan semua cerita itu.


Nurul Hasanah Ask me anything : http://ask.fm/nurulhsna

No comments: